Jumat tgl 13 April kemaren, jadwalnya keisha imunisasi. Menurut IDAI, jadwal imunisasi di umur 6 bulan itu : Polio-4, DPT-3, HIB-3 dan Hepatitis B-3.
Selama ini, untuk dpt & hib, keisha selalu pake vaksin yg udah jadi satu kali suntik, merk dagangnya infantrix (cmiiw), dan dpt nya yg ga pake demam.
Belajar dari milis sehat, ke 4 imunisasi di atas bisa dilakukan secara simultan (sekaligus). Nah imunisasi kali ini, bunda sama ayah udah sepakat mau minta imunisasi simultan dengan detail : polio (tetes-oral), dpt&hib à infantrix (suntik), hepatitis b (suntik).
Jadi nanti mau minta dsa nya buat suntik 2 kali, paha kiri kanan.
Oh, iya, dsanya keisha yg biasa, adanya selalu pagi di rs langganan. Praktek malemnya lumayan jauh dari rumah. Berhubung ayah & bunda kerja di jakarta, rumah di bogor dan ga selalu bisa cuti untuk bawa keisha imunisasi, so bawa keisha imunisasi sukanya abis pulang kantor. Jadinya kalo hanya untuk imunisasi, keisha ga tergantung sama dsa yg biasa. Toh cuman imunisasi, biasanya bunda telp ke rs nya, trus tanya dokter anak yg praktek siapa aja? Trus tanya lagi yg pasiennya ga banyak siapa? Hehehe, sengaja cari yg ga banyak pasien, supaya kalo mau diskusi, agak tenang, ga diburu2 krn banyak antrian di belakang.
Nah, jumat kemaren, waktu telp rs buat daftar dan udah dapet nomor di salah satu dsa yg praktek, bunda sempet minta bicara sama perawat yg biasanya nemenin dokter anak. Trus bunda tanya,
Bunda : “Suster, mau tanya, pernah dampingin dr A untuk imunisasi simultan gak ya?
Suster : “Imunisasinya apa aja bu? “
Bunda : “Polio-4, DPT-HIB 3 sama Hepatitis B ke 3, anak saya biasa pake infantrix untuk dpt-hib nya, jadi kali ini pengen simultan 2 kali suntik biar hepatitis b nya sekalian”
Suster : “Wah, selama ini sih saya belum pernah dampingin dsa di sini untuk 2 kali suntik sekali kunjungan. Kan kasian anaknya bu nangis kesakitan 2 kali suntik. Nanti tanya langsung aja sama dokternya”
Bunda : “Oh, gitu ya, ya udah deh, terima kasih ya Suster.”
Pengalaman dari temen2 milis yg banyak ga berhasil minta imunisasi simultan, sebelum ke dokter ayah sama bunda udah siapin artikel2 mengenai imunisasi simultan ini, di print, yg penting diwarnain pake stabillo, trus juga nyiapin bawa buku Bayiku Anakku karangan Bunda Wati, yg udah ditandain tulisan tentang imunisasi simultan.
Pendeknya, sampe deh kita ke dsa yg dituju. Di dalem ruang prakteknya terjadi dialog kayak gini :
DSA : “Siapa ini namanya? Keisha ya? Kenapa keisha?”
Bunda : “ Mau imunisasi Dok, jadwal umur 6 bulan, polio-4, dpt-hib-3 sama hepatitis b-3. Minta simultan bisa ya Dok? Biasanya dpt-hib nya pake infantrix, jadi sekarang minta simultan dengan hepatitis b-3 nya, 2 kali suntik” (sengaja bunda langsung tembak, biar langsung ke intinya)
DSA : “2 kali suntik? Hepatitis nya kan belum telat ya? Lagian juga lebih bagus setelah 5 bulan dari hepatitis ke 2. Nah ini 5 bulannya hmmm (liat kalender), bulan ini juga sih, tapi minggu depan di tgl 20. Jadi Hepatitis b nya minggu depan aja ya?”
Bunda : “ Sebenernya ga ada efek sampingnya kan dok kalo vaksin2 itu disuntik-kan ke anak di hari yang sama? Maksudnya ga saling mengganggu gitu?
Dokter : “ Ya ngga sih, cuman kasian kan anaknya 2 kali suntik, nanti kesakitan, nangis”
Bunda : “Minggu depan kan tinggal seminggu dok, kalo di suntik sekarang apa ada efek sampingnya?. Misalnya vaksinnya jadi ga efektif di badan anak, atau yg lain? Kalo cuman nangis aja sih, paling kan sebentar juga lupa dok” (pake senyum J).
Ayah : “ Lagian mumpung anaknya lagi fit nih dok, cuaca kan lagi gini, kalo diundur minggu depan, mudah2an anaknya sehat, nah kalo pas kena sakit kan bisa mundur lagi jadwalnya. Belum lagi takut ketularan anak2 lain yg lagi sakit yg mau konsultasi ke dr di rs sini.”
Dokter : “ Hmmm, ga apa2 nih anaknya nangis ?”
Ayah : “ Ga papa dok, paling juga sebentar, abis itu lupa” (pake senyum juga J )
Dokter : “ Ya sudah, suster, tolong vaksin polio, infantrix sama …. (bunda lupa nih namanya :p), buat hepatitis b. Yuk keisha-nya baringan di tempat tidur”
Wuiiiih legaaaa…..bunda sama ayah senyum2, belum sempet senjata buku sama artikel keluar, dokternya udah setuju imunisasi simultan….alhamdulillah…hemat waktu dan hemat biaya. Imunisasi berikutnya campak, kalo keisha udah 9 bulan ;), doain keisha sehat terus yaaaa….
O iya, keisha nangisnya cuman sebentar lho, nangis kaget waktu jarum suntiknya masuk, setelah di cabut, nangisnya brenti. Dua kali suntik gitu terus. Yg kedua, malahan langsung setelah jarum suntiknya dicabut, nangisnya brenti, trus langsung ketawa2 digodain ayah. DSA nya bilang : “ Waaaah, keisha pinter banget ya, nangisnya cuman sebentar” 
Tentang imunisasi simultan, ini bunda sadur sedikit dari Web Sehat ya :
Fakta #3: Pemberian imunisasi secara simultan/kombinasi aman bagi anak dan memberikan perlindungan lebih cepat.
Sejumlah studi telah menunjukkan bahwa vaksin-vaksin mempunyai efektifitas yang sama, baik jika diberikan sendiri-sendiri maupun secara simultan/kombinasi. Selain itu, imunisasi simultan/kombinasi tidak mempunyai efek merugikan bagi sistem kekebalan tubuh bayi serta tidak meningkatkan kadar efek samping yang biasa muncul pasca imunisasi (demam, nyeri, ruam ringan). Oleh karena itu, di banyak negara termasuk misalnya di Amerika Serikat, Committee on Immunization Practices (ACIP) dan the American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan pemberian vaksin secara simultan/kombinasi untuk semua jenis vaksin pada anak.
Ada dua keuntungan dari pemberian imunisasi simultan dalam satu kunjungan. Pertama, kita memberikan kekebalan tubuh pada anak sedini mungkin dalam rangka memberikan perlindungan selama beberapa bulan pertama yang merupakan masa-masa rentan bagi bayi. Kedua, pemberian sejumlah vaksin pada saat yang sama berarti mengurangi jumlah suntikan yang diterima oleh bayi dan juga mengurangi jumlah kunjungan ke dokter, sehingga menghemat waktu dan uang. Selain itu, kunjungan ke klinik/RS meningkatkan risiko paparan penyakit infeksi pada anak kita.
Fakta #4: Hanya dengan pemberian imunisasi yang lengkap dan tepat waktu, anak akan terlindung dari berbagai penyakit infeksi yang berbahaya.
Penting sekali bagi anak untuk mendapatkan jumlah dan jenis imunisasi secara lengkap dan penuh – kalau tidak, maka vaksin tidak akan bekerja sebagaimana mestinya.
Untuk melindungi anak terutama selama tahun pertama hidupnya, berikan imunisasi sesuai jadwalnya. Imunisasi sangat efektif jika diberikan pada umur yang disebutkan pada jadwal, atau pada usia yang paling dekat dengan ketentuan.
Jika karena suatu sebab, anak tidak mendapatkan rangkaian imunisasi secara lengkap, maka penting sekali untuk melengkapinya sesegera mungkin atau pada saat Pekan Imunisasi Nasional.
Di beberapa Negara, tambahan vakinasi, atau disebut 'booster shots'/vaksinasi ulangan, ditawarkan setelah anak berusia lebih dari 1 tahun. Vaksin ulangan/ekstra/tambahan ini membuat perlindungan vaksin menjadi lebih efektif.